Kelurahan Waihaong Berbenah, UMKM Semakin Dibaharui
November 8, 2022AMBON, FM, – Kelurahan Waihaong terus berbenah dan mulai fokus pada program pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Kali ini melalui kelurahan, sejumlah dana digelontorkan untuk membenahi sejumlah lapak jualan milik masyarakat yang notabene adalah para pelaku UMKM.
Yakni pada sepanjang jalan masuk ke kantor kelurahan setempat, lapak yang dulunya biasa saja kini sudah dipercantik dengan cat warna-warni.
Kepala Kelurahan Waihaong, M. A. Pelupessy saat diwawancarai fokusmaluku.com di Ambon, Selasa (8/11/2022) menjelaskan lapak jualan masyarakat yang berjejeran di sepanjang jalan masuk kantor kelurahan sudah dibenahi oleh pemerintah kota Ambon melalui Kelurahan Waihaong tanpa dipungut biaya alias gratis.
“Lapak tersebut berjumlah 36 satu lapak dapat digunakan oleh tiga pedagang dengan jajanan berbeda mulai dari pagi hari dengan nasi kelapa dan lainnya, sore hari dengan pisang goreng dan malam dengan jajanan nasi kuningnya. semuanya sudah dicat warna-warni agar ada kesan lebih cantik sehingga dapat menarik perhatian konsumen/pembeli.semua yang dilakukan bersifat gratis untuk masyarakat Waihaong, ini sebuah langkah inovasi yang dilakukan dari kami untuk masyarakat setempat, ” Ucap Pelupessy.
Pejabat lulusan IPDN angkatan 21 tahun 2014 ini menambahkan, cara yang dilakukan adalah bagian trik untuk membantu memajukan usaha pelaku mikro kecil, yang mana dari 36 lapak/tenda yang ada semua pelaku yang berjualan selang seling dari pagi hingga malam hari dengan jualan yang berbeda itu dapat menjajakan dagangannya dengan aman dan bersih. Uniknya lagi semua pelaku usaha yang berjualan adalah masyarakat asli Waihaong bukan orang luar.
“Ini satu dari upaya kita memajukan UMKM yang ada di Waihaong dan memang semua yang menjual di sini tuh bukanlah orang luar, semuanya masyarakat asli, ” Akui Pelupessy.
Kedepan nanti akan dipikirkan lagi untuk produk-produk UMKM ini nanti akan dipercantik lagi dengan kemasan yang lebih menarik dan unik yang menjelaskan tentang ciri khas dari Waihaong. Sehingga ketika orang membeli atau merasakan, sudah dapat diketahui langsung kalau ini produk dari orang Waihaong.
“Kedepan nanti kita akan membuat kemasan yang lebih menarik lagi, dengan ciri khas tertentu.yang nanti orang bisa tau bahwa dagangan pisang goreng atau nasi kuning adalah produknya orang Waihaong, ”
Dirinya berharap, semua yang dilakukan oleh pemerintah kota Ambon dapat dirawat oleh pelaku UMKM yang setiap hari menjajakan dagangannya. Karena semua yang dibuat oleh pemerintah semata-mata untuk masyarakat artinya “dari, oleh dan untuk masyarakat” (Eda L)


