Negeri Laha, Peduli TBC-Stunting di Kota Ambon

Negeri Laha, Peduli TBC-Stunting di Kota Ambon

Juli 20, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- Negeri Laha,Kecamatan Teluk Ambon ditunjuk menjadi salah satu Desa peduli TBC- Stunting oleh pemerintah provinsi Maluku dengan diluncurkannya pojok peduli TBC-Stunting mandiri pada acara peringatan hari TBC sedunia Senin (03/04/2023) di balai desa dimaksud.


Menurutnya penunjukan Negeri lahat sudah tepat karena merupakan lokus penanganan TBC dan stunting Pemkot Ambon.


“Pemerintah Kota Ambon berterima kasih dengan adanya pembentukan Desa peduli TBC stunting di Negeri lahat wilayah Kota Ambon yang diprakarsai oleh pemerintah provinsi Maluku.

“Secara khusus kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada gubernur Maluku untuk dukungan perhatian dan kepedulian bagi pemerintah dan warga Kota Ambon,” kata watimena

Data program pengendalian tuberkulosis Kota Ambon menunjukkan bahwa jumlah kasus baru TBC di Kota Ambon dalam 3 tahun terakhir cenderung meningkat di mana pada tahun 2020 jumlah kasus TBC baru sebanyak 716 penderita tahun 2021 961 dan Tahun 2022 1.296 penderita.

Sementara jumlah kematian penderita TBC pada tahun 2020 sebanyak 32 kematian tahun 2021 sebanyak 23 kematian dan Tahun 2022 sebanyak 23 kematian.


Angka ini memberikan indikasi bahwa tingkat penularan TBC dalam masyarakat di Kota Ambon masih cukup tinggi karena itu harus terus berupaya untuk dapat menekan angka kesakitan dan kematian akibat TBC agar Kota Ambon dapat mencapai target eliminasi TBC di tahun 2030.

Dari gambaran singkat tentang kondisi TBC dan stunting di Kota Ambon maka keberhasilan pencapaian derajat kesehatan masyarakat melalui intervensi serta eliminasi penyakit menular TBC.

hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan namun perlu melibatkan seluruh stakeholder baik di pusat maupun provinsi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu solusi dan motivasi untuk meningkatkan kolaborasi dan penyelesaian masalah-masalah kesehatan di masyarakat.

menjadi Desa peduli berarti pemerintah dan penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemampuan untuk mencegah dan mengatasi TBC dan penanganan stunting secara mandiri di wilayahnya,”

dirinya menandaskan motor penggerak program ini adalah kader yang dilatih dengan pengetahuan mengenai TBC dan stunting untuk nantinya bertugas pada pojok peduli di balai desa sehingga masyarakat yang datang berurusan mendapatkan informasi dan komunikasi mengenai TBC dan stunting. (Eda L)