Manajemen BUMD Kalwedo Anjlok, KMP Marsela Dikembalikan Ke Pusat
Oktober 9, 2018AMBON, FM.- Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD) Kalwedo di Kabupaten Maluku Barat Daya ( MBD) akhirnya menyatakan ketidaksanggupan untuk menjalankan menajemen perusahan dalam mengelola KMP Marsela.
Akibat manajemen yang aljlok itu, BUMD mengembalikan angkutan transportasi tersebut entah ke provinsi Maluku dalam hal ino PD. Panca Karya atau ke pusat melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Balai Pengelola Transportasi Wilayah XXIII- Provinsi Maluku.
” Mereka sudah menyatakan ketidaksanggupan dalam mengelola KMP Marsela, dengan begitu kapal akan dikembalikan, entah melalui provinsi baru ke kita atau bagaimana nanti kita lihat lagi, karena surat resminya belum kami terima,” Demikian ungkap Kepala Balai Pengelola Transportasi Wilayah Maluku, Herman Armanda kepada wartawan di Ambon, kemarin.
Menurut Armanda, pada akhir bulan agustus lalu, Direktur BUMD Kalwedo menyerahkan surat resmi kepada BPTD Wilayah Maluku bahwa BUMD tidak sanggup mengelola kapal KMP Marsela lagi.
“Kami sudah menerima surat dari Direktur BUMD Kalwedo pada bulan agustus lalu yang menyatakan bahwa BUMD Kalwedo tidak sanggup lagi mengelola kapal KMP Marsela.” Ungkap Armanda.
Selain surat tidak sanggup oleh direktur BUMD Kalwedo, ada juga pembicaraan langsung yang disampaikan Wakil Bupati MBD Benyamin Noach kepada kepala BPTD Maluku.
Kepala BPTD ini juga menilai BUMD Kalwedo kelihatanya tidak dapat mengelola KMP Marsela karena salah satu faktor yakni ESDM. Namun dirinya tetap berjuang agar KMP Marsela tetap melayari kabupaten MBD.
“Siapapun BUMD yang mengelola kapal KMP Marsela, yang pasti MBD tetap terisi karena KMP Marsela ada untuk melayari MBD jadi tidak usah khawatir. Sebenarnya saya juga kecewa karena sudah menyiapkan dana subsidi, tetapi tidak dipergunakan. Namun saya berharap, tahun depan siapapun yang mengelola kapal tersebut mudah – mudahan tidak seperti ini lagi. Karena majunya satu BUMD itu tergantung manajemennya. Kendala yang dialami oleh BUMD MBD yakni karena Manajemennya.” Ucap Kepala Balai.
“Untuk masyarakat MBD saya harap tetap bersabar, hingga tahun depan, kita ada rencana bulan November sudah lakukan tender. Masyarakat MBD jangan khawatir kapal KMP Marsela tetap melayani masyarakat MBD.” Demikian Armanda (FM-06)
