Anggota DPRD Ambon, Tito Laturiuw Bantu Pembuatan Tanggul Sementara Sungai Wayori

Anggota DPRD Ambon, Tito Laturiuw Bantu Pembuatan Tanggul Sementara Sungai Wayori

Mei 24, 2021 0 By admin

AMBON,FM,-Anggota DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw atau yang akrab disapa Pak Tito dalam masa reses pada masa sidang III tahun 2021 turut membantu masyarakat pada bantaran sungai Wayori tepatnya di RT 58/RW 13, Batu Gong, desa Passo kecamatan Baguala kota Ambon, (24/05/2021)

Setelah sebelumnya turun langsung dan mendengar serta menampung aspirasi masyarakat di wilayah setempat dan mencoba membantu masyarakat ternyata direspon baik oleh warga sekitar.

Bantuan yang diberikan berupa ratusan karung dan juga biaya operasional pekerjaan guna melakukan langkah pencegahan tanah longsor pada bantaran sungai di musim penghujan lantaran talud penahan sungai yang sudah patah/roboh sejak bencana tahun 2019 namun hingga kini belum diperbaiki.

Aksi peduli wakil rakyat itu ditopang dengan kerjasama warga setempat dan juga majelis jemaat GPM Passo Anugerah bahkan petugas dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku

“Ini lanjutan Kegiatan Reses pada masa sidang lll 2021 yang berlokasi di RT 58/RW 13 sungai Wayori Batu Gong Passo,” ucap kader asal partai Gerindra.

Sejumlah warga yang bergotong royong melakukan pekerjaan itu mengaku, turut berterima kasih kepada anggota DPRD kota Ambon, Pak Tito yang dengan kepeduliannya melihat, merasakan dan turut serta bekerja bersama masyarakat melakukan pekerjaan sosial itu. Dengan harapan niat baiknya selalu diperhitungkan oleh Tuhan.
Untuk diketahui, sejak bencana yang melanda tahun 2019 lalu hingga saat ini masyarakat selalu dilanda kecemasan dan ketakutan terutama saat musim penghujan, karena takut talud akan roboh kembali.upaya penanganan pemerintah juga seakan asal-asalan.

Pemerintah kota Ambon dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Ambon juga terkesan hanya melihat namun tidak mampu menangani dengan alasan bukan kewenangan. Padahal mestinya ada upaya penanganan lanjutan karena yang menjadi korban adalah warga kota Ambon. (FM-06)