Gheeto Side Entertaiment Gelar Konser Amboina Music Hip Hop

Juli 1, 2018 0 By admin

AMBON,FM.- Beberapa tahun berkarya dalam music Hip Hop di Maluku, sejumlah komunitas music ini, terus berkarya dan berusaha menampilkan karya-karya terbaru yang inovatif dan kreatif, dalam upaya mendukung Ambon sebagai kota Music Dunia. Sama halnya yang dilakukan oleh komunitas lokal Ghetto Side dalam konser music Ambonesia Hip Hop maupun penampilan dari group dancer. yang digelar di Kafe Buritan Poka- kota Ambon, Sabtu malam.

konser ini menampilkan sekitar lima belas komunitas Hip Hop diantaranya, DJ. Figel dari komunitas Kalesang Maluku, Red X, The Matawana Crew, Tahuri Family Gathering, Kapser Hip Hop, Cryme, Alifuru Hip Hop, P2DC,Felish CHC, Sangsaka, Lakbi Beatbox, Mix Plan Family, DepiGib, Tickang Palungku, dan Ghetto Side sendiri

Ketua Panitia Pelaksana, Grisly Nahusuly
kepada wartawan disela-sela konser menyatakan, Pihaknya selalu mempunyai pergerakan dalam mewujudkan Ambon sebagai kota Music Dunia, konser ini menghadirkan 15 group musisi lokal, dengan GStar dari Nusa Tenggara Timur.

“Komunitas Hip Hop memiliki banyak harapan, yang sudah lama terpendam, dan terima kasih karena dengan pentas diatas panggung ini, talenta dapat ditunjukan,” ucapnya.

Dijelaskan, Sebagai kota Music, banyak dukungan yang diberikan kepada musisi tetutama dalam komunitas Hip Hop di Maluku. Pemerintah kota Ambon, AMO juga telah turut membantu dalam memberikan bantuan dana, sehingga musisi dapat tampil. akan tetapi mereka menganggap dukungan pemerintah kota Ambon tidak full dan ikhlas. terbukti dari bantuan dan insentif yang awalnya disetujui senilai Rp.50 juta, tetapi justru yang diterima hanyalah 31 juta lebih.

padahal jika memang komunitas yang terpilih dalam seleksi untuk tampil itu harus menanggung biaya pajak PPn dan PPh itu memang wajar, namun pemotongan yang dilakukan justru diluar kewajaran.
Kedepan diharapkan, agar Pemkot Ambon dalam hal ini Dinas Pariwisata kota Ambon, harus mendukung musisi lokal dengan hati yang ikhlas dan full.

Walau demikian Nahusuly mengapresiasi sikap pemerintah, karena diketahui sejak dulu, tidak pernah ada panggung yang disediakan Pemerintah untuk Hip Hop akan tetapi Music Hip Hop tidak pernah mati sampai detik sekarang ini, bahkan music genre ini yang turut mendukung penuh Ambon sebagai kota music dunia.

Prinsipnya Hip Hop mampu mengubah cara pandang seseorang, dari kata- kata yang diutarakan dalam sebuah lagu. dalam upaya menuju kota music dunia, hal itu justru sangat mendukung.

Dalam penampilan tersebut nampak setiap komoditas memberikan perwakilannya untuk tampil dan membawakan dua lagu hip-hop secara bergantian.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pariwisata kota Ambon, Richard Luhukay dalam berbagai moment menyatakan, kegiatan yang dilakukan secara rutin di sudut kota Ambon, akan memberikan dampak yang luar biasa, dalam upaya mendukung Ambon sebagai kota Music Dunia.

“Ini hanyalah bagian kecil dari yang dilakukan kota Ambon, termasuk hal lainnya, tentunya dalam setiap upaya yang dilakukan dibutuhkan dukungan seluruh stake holder music di kota Ambon dalam seluruh Gendre music,” cetus Luhukay.

Dirinya menyatakan, melalui pemerintah kota Ambon, pihaknya memberikan insentif gratis kepada sanggar, dan komunitas music di Ambon, dengan harapan bantuan dana uang diberikan dapat memacu semangat sanggar music dan komunitas agar dapat membuat inovasi yang kreatif dalam menggelar panggung-panggung music.Sehingga dapat dilihat oleh semua orang serta memberikan kesan yang baik, agar dapat mempercepat Ambon menuju kota music dunia.

“Dalam mengagas panggung music di sudut kota, mestinya berani menampilkan sesuatu yang jauh lebih baik lagi, harus berani tampil layaknya artis dunia, seluruh ekspresi dan kemampuan harus dikeluarkan agar mampu memberikan kesan pada setiap orang yang melihat, baik masyarakat kota Ambon sendiri maupun tamu yang datang di kota ini,” Demikian Luhukay. (FM-29)