Anak Daerah Kecam Sikap Kades Babar Timur

Agustus 22, 2018 0 By admin

AMBON,FM.- Anak daerah Desa Tutuwawang.kecamatan Babar Timur Kabupaten Maluku Barat Daya ( MBD) mengecam sikap Kepala Desanya, Yohanis Erupley yang dinilai tidak mampu bekerja, lantaran sejak di lantik tahun 2015 sebagai Kepala Desa menggantikan kepala Desa terpilih Alexander Erbabley yang meninggal Dunia, belum ada pembangunan apapun yang dilakukan pada desa dimaksud.

“Untuk 2015 misalnya, Anggaran Desa lewat Dana Desa yang di kucurkan pada tahap I dan Tahap II kurang lebih Rp. 600 Juta. Namun tidak ada sama sekali pembangunan yang di tunjukan,” keluh salah satu anak daerah, Dedy Weusa kepada Fokusmaluku.com, Rabu.

Lebih parahnya lagi, surat bersama tertanggal 15 Juni 2016 lalu, yabg ditandatangani oleh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat perihal melaporkan Yohanis Erupley selaku kades Tutuwawang kepada PEMDA MBD dan tembusan ke Kejaksaan Cabang Wonrely, Polsek PP Babar juga Inspektorat tidak di respons.

Dalam pelaporan tersebut, kata Weusa, terdapat sejumlah poin yg mereka sampaikan yakni, meminta pihak berwajib untuk mengusut penyalagunaan dana desa 2015, meminta pengusutan tidak bayarnya tunjangan BPD sama sekali, kades sering main Judi dan lain sebagainya.

” Persoalan tersebut tidak di gubris sehingga persoalan ini terus menerus berlanjut. 2016 Dana desa cair juga lebih dari Rp. 600 juta namun tidak ada bukti pembangunan di desa. Juga anggaran dana desa 2017 juga sama. Yg terlihat hanya pondasi_ pondasi rumah ukuran 5×7 kurang lebih 5 rumah saja. Selain itu kepala desa di duga melaporkan penggunaan anggaran secara fiktif. ” Sebernanya banyak masalah yang telah dilakukan oleh Kades mulai dari penyalagunaan Anggaran Desa 2015, 2016, 2017, kades juga tidak pernah melaksanakan rapat desa untuk mepertanggungjawabkan penggunaan dana desa, ,” umbar Weusa.

Dengan sikap Kades yang terus seperti  ini, tambah Weusa tentu memberikan gambaran jelas, kades tidak memiliki kemampuan dalam mengelola DD dan ADD. bahkan mental buruk yang ditunjukkannya akan semakin berdampak pada keterpurukan di Desa. dan sebagai anak daerah kami mengecam sikap buruknya tersebut.

Dirinya juga meminta kepada Bupati Kabupaten MBD agar dapat melihat hal ini secara serius dan lembaga penegak hukum agar dapat mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan ADD- DD pada Kecamatan Babar Timur. (FM-06)