Lagi-Lagi Pemkot Ambon Cari Lahan Baru, Bangun Pasar
Januari 29, 2019AMBON,FM.- Pemerintah kota Ambon saat ini sementara memikirkan untuk mencari lahan baru pembangunan pasar tradisional. Lantraran program pembangunan pasar Mardika tidak direstui oleh Presiden RI, Joko Widodo jika harus dibangun kearah pantai.
Karena kesulitan melakakukan pengaturan terhadap Pedagang Kaki Lima ( PKL) maupun pedagang yang kian membludak di pasar Mardika. Namun demikian Pemkot Ambon tetap fokus melakukan penertiban agar area- area yang bukan diperuntuhkan sebagai tempat berjualan sehingga tidak lagi digunakan oleh PKL termasuk area trotoar bagi pejalan kaki.
“Memang kami sementara memikirkan untuk mencari lokasi baru, pembangunan pasar, karena pasrar Mardika yang rencananya harus direvitalisasi oleh pemerintah ternyata tidak disetujui oleh Presiden, jadi kita akan lihat lokasi barunya,” Akui Wali kota Ambon, Richard Louhenpessy kepada wartawan di Balai kota Ambon, Selasa (28/01/2019)
Louhenapessy menjelaskan, Dalam waktu dekat Dinas Perhubungan dan Dinas Perindag akan melakukan presentasi tentang bagaimana pengaturan di pasar dan terminal, setelah itu barulah dilakukan langkah penanganannya.
“Dishub dan Indag akan presentasi, planning dan rencana pengaturan pasar dan kawasan terminal, selanjutnya baru akan dilakukan langkah selanjutnya,” tambahnya.
Dirinya juga mendukung langkah Kepolisian yakni Polres Pulau Ambon dan PP Lease yang turut berkontribusi bersama pemerintah dengan turun langsung ke pasar melakukan penertiban PKL dan Pedagang.
“Sekarang ini yang kita pikirkan dan buat adalah bagaimana menciptakan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat, .meakipun memang belum banyak yang dilakukan,” bebernya seraya menambahkan, sejumlah pasar yang sudah dibenahi namun belum juga dioperasionalkan juga akan diupayakan untuk ditempati oleh pedagang, mulai dari pasar Waiheru, Air kuning, Hutumuri, Pohon Puleh, Wainitu dan sejumlah pasar lainnya. ( FM-07)
