Peringati Harganas di Tengah Pandemi Covid 19

Peringati Harganas di Tengah Pandemi Covid 19

Juni 29, 2020 0 By admin

AMBON,FM,-Peringatan Hari Keluarga Nasional ( Harganas) tanggl 29 Juni Tahun 2020 ini dilakukan dalam suasana keprihatinan akibat covid 19. karena itu peringatan Hari Keluarga Nasional ke-22 tahun 2020 BKKBN hadir dengan gaya baru dengan cara baru dan semangat baru hadir dalam keluarga.

Keluarga menjadi objek dan subjek yang menentukan arah suatu bangsa dan dengan lahirnya untuk meningkatkan pelayanan sejuta aseptor di tengah pandemi kecemasan akibat covid 19.

Guna menyatukan gerak dalam membangun keluarga yang berkualitas, dengan meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam membangun keluarga serta meningkatkan jangkauan sasaran rebranding bangga kencana termasuk kualitas keluarga melalui sejuta akseptor. Demikian ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) kota Ambon, Welly Patty dalam sambutan singkatnya pada peringatan Harganas ke 27 Tahun 2020 secara zoom di ruag rapat lantai II Balai kota Ambon Senin(29/06/2020)

Dijelaskan, kondisi si psikologis keluarga dalam menghadapi dampak pandemic covid 19 menjadi salah satu faktor penting dan sangat menentukan dalam mengatasi dinamika permasalahan yang terjadi sehingga dapat dikatakan bahwa ketahanan keluarga diuji di tengah masa pandemi covid.

“Hikmah pandemi covid 19 menjadi kesempatan dan peluang bagi keluarga untuk memperbaiki dinamika yang terjadi dengan memahami satu sama lain dalam keluarga dan diharapkan akan semakin mengetahui celah-celah untuk menyikapi permasalahan yang terjadi,”akui Patty.

Bagi Patty, sangatlah penting untuk menjadikan momentum Hari Keluarga Nasional sebagai momen menggugah kesadaran keluarga dalam menciptakan suasana yang nyaman aman dan kondisi kondusif dalam memperkuat ketahanan keluarga.

Sementara itu, Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy saat membacakan sambutan tertulis Kepala BKKBN Nasional, Hasto Wardoyo menyebutkan, Keluarga harus bisa berketahanan agar bisa mengahadapi situasi apapun yang terjadi khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

“Di masa pandemi ini, telah mengarahkan kita semua untuk kembali lagi kepada keluarga. Kembali kepada lingkup yang paling kecil,
semua usaha yang dilakukan berada pada lingkup keluarga,” ucapnya.

Menurutnya, keluarga harus mempunyai nilai-nilai luhur yaitu 8 fungsi keluarga yang masuk kedalam Asah, Asih, dan Asuh demi
mewujudkan ketahanan keluarga tersebut.

Di masa pandemi, walaupun terasa sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, BKKBN harus bisa lebih dekat dengan rakyat, dalam arti bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, dirinya mencontohkan realisasi program kampung KB di seluruh Indonesia adalah bukti BKKBN hadir ditengah masyarakat.

Tambahnya, layanan program KB hadir di keluarga memberikan pelayanan terbaik sesuai siklus usia reproduksi dan pendekatan siklus kehidupan dengan tetap memperhatikan aspek protokol kesehatan dan pencegahan covid 19.

Dalam strategi pembangunan nasional 2020-2024, BKKBN memiliki peran dalam dimensi pembangunan manusia, dengan demikian BKKBN harus turut berkontribusi dalam pelaksanaan revolusi mental melalui keluarga.( FM-07)