DPRD Kota Ambon Dorong Pemerintah Subsidi Biaya Rapid Tes

DPRD Kota Ambon Dorong Pemerintah Subsidi Biaya Rapid Tes

Juli 13, 2020 0 By admin

AMBON,FM,- Hingga saat ini, masyarakat kota Ambon masih saja mengeluhkan biaya Rapid tes yang harganya melambung tinggi dan bervariasi antara satu fasilitas kesehatan (faskes) dengan yang lainnya. Dengan demikian sebagai lembaga yang berkomitmen bersama rakyat, komisi I DPRD Kota Ambon akhirnya memanggil sejumlah faskes untuk berdialog bersama mencari solusi.

Dari pertemuan tersebut, ternyata baru diketahui bahwa Fasilitas Kesehatan di kota Ambon tidak dapat mengikuti harga  rapid sesuai dengan arahan pemerintah pusat  karena biaya cost yang cukup besar, disisi lain seluruh faskes diminta oleh Kementerian Kesehatan  untuk mengikuti biaya yang telah ditetapkan yakni sebesar Rp.150.000 per sekali Rapid.

Oleh sebab itu, Komisi I mendorong pemerintah kota  melalui Dinas Kesehatan untuk dapat mencari jalan keluar karena jeritan rakyat.

“Sebut saja masyarakat kurang mampu yang karena kebutuhan pendidikan, harus kembali ke daerahnya untuk belajar, masyarakat yang mengalami duka lantaran keluarga yang meninggal, mereka kesulitan karena biaya Rapid yang sangat tinggi, atas dasar itu komisi I mengusulkan agar pemerintah dapat turut bersubsidi khusus kepada rakyat kurang mampu seperti ini,” Demikian ungkap Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Johan Van Capelle kepada wartawan usai menggelar pertemuan dii Baileo rakyat-Belso Ambon, Senin (13/07/2020)

Menurut Capelle, subsidi hanya difokuskan pada kategori tertentu saja, tidak bagi pelaku perjalanan.

“Kami juga telah bertukar pikiran dengan dinas terkait, sekiranya untuk warga masyarakat dengan kategori tertentu atau mereka yang dianggap keluarga tidak mampu, dapat dibantu melalui subsidi tersebut,sementara untuk masyarakat dalam pengurusan bisnis harusnya mengikuti Rapid tes  jalur mandiri saja,” tutur Capelle.

Tambahnya, pihaknya akan terus mengawal proses ini sehingga masyarakat Kota Ambon yang terdapat pandemi tidak merasa dirugikan. (FM-07)