Besok, BPBD Mulai Sosialisasi Juklak Kepada Korban Gempa
Juli 28, 2020AMBON,FM,- Mulai besok Badan Penaggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Ambon mulai melakukan sosialisasi di desa dan negeri tentang pembentukan kelompok penerima bantuan dan kelompok kerja. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes dalam keterangannya usai pertemuan yang dilakukan bersama BPBD, di ruang rapat komisi I Baileo Rakyat Belso Ambon, Selasa (28/07/2020)
Pormes menjelaskan, terdapat 1298 Kepala Keluarga (KK) calon penerima bantuan dengan klasifikasi Rusak Ringan sebanyak 749, Rusak Sedang 301 KK dan Rusak Berat sebanyak 248 KK dengan total keseluruhan anggaran 35,7 Miliar.
“Prinsipnya adalah masyarakat harus mendapat bantuan itu secepatnya, sehingga dapat mengobati kegelisahan yang selama ini dirasakan,” ungkap Pormes.
Sementara Kepala BPBD Kota Ambon, Demy Paays juga menyatakan, mekanisme penyaluran bantuan kepada korban gempa akan berpedoman pada petunjuk pelaksana (Juklak) dari BNPB.
Awalnya, pihaknya sudah turun ke desa/kelurahan dan negeri dan melakukan rapat bersama dengan lurah, Kades dan Raja untuk secepatnya mendorong masyarakat segera membentuk tim kerja yang nantinya akan
melanjutkan pekerjaan pembangunan.
“Jadi dana sudah ditransfer masuk ke rekening korban, kita doakan tidak ada halangan Agustus sudah bisa selesai senada dengan momentum hari kemerdekaan dapat mengobati kegelisahan dihati masyarakat,” ucapnya.
Pencairannya bertahap 50 persen, 30 persen dan 20 persen, kelompok kerja juga tidak mengelola uang, tetapi kerjasama dengan toko bangunan yang akan mensupplay bahan ke masyarakat.
Dirinya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat korban bencana gempa karena harapan masyarakat belum terjawab tetapi dipastikan semuanya sudah berjalan bulan depan.
“Saya secara pribadi juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat korban gempa di kota Ambon, karena tidak bisa secara cepat menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat korban bencana, karena kita menunggu Juklak dan penyelesaiannya harus sesuai dengan petunjuk yang telah ditetapkan.
Namun karena kondisi Corona yang mengharuskan kita untuk Sosial distancing, sehingga sampai saat ini belum bisa diselesaikan, tetapi dipastikan bulan Agustus nanti semuanya sudah berjalan,” tuturnya. (FM-08)


