UMK Kota Ambon 2022 hanya Naik Rp. 88.115,-Menjadi Rp. 2.731.502

UMK Kota Ambon 2022 hanya Naik Rp. 88.115,-Menjadi Rp. 2.731.502

November 24, 2021 0 By admin

AMBON, FM, – Dewan pengupahan kota Ambon secara resmi telah menetapkan jumlah Upah Minimum Kota (UMK) Ambon tahun 2022 dari jumlah awal tahun 2021 sebesar Rp. 2.643.387,-tahun 2022 ditetapkan menjadi Rp. 2.731.502,- atau naik Rp. 88.115,-

Penetapan ini melibatkan Dewan pengupahan kota Ambon, unsur serikat buruh kota Ambon, serikat pekerja kota Ambon,Apindo dan unsur pemerintah yakni sejumlah OPD terkait diantaranya, DPM PTSP, Disperindag kota Ambon, DKP kota Ambon, dan BPS kota Ambon, yang berlangsung pada salah satu hotel kota Ambon, Rabu (24/11/2021)

Ketua Tim pengupahan kota Ambon, yang juga Kepala BPS kota Ambon, Chatherina. Persulessy dalam penjelasannya menuturkan, indikator penyusunan Upah Minimum kota ( UMK) Ambon didasarkan pada UU Nomor 11 tahun 2020,Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tatahun 2021 tentang upah.

Beberapa indikator perhitungan yang menjadi acuan yakni, pendapatan per kapita masyarakat, rata-rata jumlah ART kota Ambon,rata-rata Anggota Rumah Tangga (ART) bekerja di kota Ambon, UMK kota Ambon tahun 2021 dan pertumbuhan ekonomi provinsi tahun 2021 yang kemudian dimasukan dalam rumus hitungan sehingga memperoleh hasil UMK Ambon saat ini.

Sementara itu, Ketua Dewan pengupahan kota Ambon yang adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Ambon, Steiven Patty menyebutkan,pemerintah pada prinsipnya akan lebih menjunjung tinggi keseimbangan dan menjaga iklim investasi di kota Ambon. Sehingga upah yang ditetapkan tidaklah terlalu tinggi ataupun terlalu rendah.

Menurut Patty, Upah Minimum kota (UMK) yang ditetapkan ini nantinya akan berlaku sejak tanggal 1 Januari 2022 namun tidak berlaku bagi UMKM.

Ketua Serikat Buruh kota Ambon, Louis Souisa meminta agar seluruh pengusaha dapat menindaklanjuti pengupahan ini, karena kondisi rill yang terjadi pengusaha memberikan upah tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Semoga penetapan ini nantinya dapat menjawab setiap persoalan Ambon pekerja di kota Ambon dengan memberikan sanksi yang tegas bagi perusahan yang melanggar, kalaupun perlu cabut saja ijinnya, ” Tutup Souisa.

Untuk diketahui, setelah disepakati oleh Dewan Pengupahan kota Ambon kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada para pengusaha di kota Ambon. FM-07)