4.750 ton Beras Import Vietnam Masuk  Ambon

4.750 ton Beras Import Vietnam Masuk Ambon

Agustus 4, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- Sebanyak 4.750 ton beras Import Vietnam standar medium masuk pelabuhan Ambon, Kamis (03/08/2023)
Saat tiba di pelabuhan Ambon langsung dipantau oleh pihak Bulog, Pj.wali kota Ambon, Bodewin Wattimena, Pelindo,Bea Cukai, dan stake holder terkait lainnya.

“Hari ini kapal kami hanya sandar dulu, kami melihat cuacanya apakah ini bisa dibongkar atau belum, tetapi ya g masuk saat ini ada 4.750 ton masuk merek dri Vietnam impor langsung kemudian beras ini kualitasnya medium baik,” ungkap Kepala Bulog Perwakilan Maluku-Maluku Utara, Saldi Aldrin dalam keterangannya usai melakukan peninjauan di Pelabuhan Peti kemas- Pelindo- kota Ambon.

Dikatakan, harga yang digunakan di pasaran tetap 8.900/kg jadi tetap sama seperti apa yang kita salurkan untuk kota Ambon dan Maluku pada umumnya.

Dijelaskan, setelah ini, beras akan ditampung di gudang bulog- halong, kemudian untuk distribusinya ini hanya kota Ambon dulu kita persiapkan karena di Ambon ini kita menjaga inflasinya,” akuinya.

Rata- rata sampai saat ini sudah 10 hari belakangan ini kita diatas 100 ton per Hari jadi sudh tersalurkan 1000 ton lebih sudah 1200 ton per Hari ini selama ada impor juga tapi bukan dari Vietnam tapi langsung dari surabaya.

Disebutkan, pihaknya akan memperkuat stok untuk wilayah kota Ambon, mengingat pemicu inflasi juga adalah beras, karena itu stok yang ada kita perkuat, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk saat ini, lanjutnya, sudah masuk dari thailand sekitar 3500 ton yang masuk kemudian nanti lanjutannya juga kemungkinan dari vietnam.

Pihaknya masih menanti ijin dari bea cukai untuk membuka kemudian akan disalurkan ke kabupaten/kota lainnya dengan kurun waktu sekitar sepuluh hari kedepan.

“Saat ini ada 3500 itu daerah khusus semua Maluku bisa ambil beras yg 3500. Kalau ini stlh dpt izin dari beacukai untuk buka baru kita salurkan ada kurang waktu sedikit 10 Hari kedepan,”

Pihaknya menjamin dengan stok yang ada akan mamph memenuhi kebutuhan masyarakat hingga desember hingga awal tahun 2024 nanti.

“Dengan stok yang ada ini, pihaknya menjamin akan mampu mencukupi sampai 2 atau 3 bulan kedepan karena kedepan juga akan masuk lagi sekitar bulan September itu ada 5000 ton lagi. kita jamin akan jaga sampai Desember dan akan diperkuat lagi di awal tahun 2024 sampai Februari,” akuinya.

Saya jamin tidak ada penimbunan karena kebutuhan pasar saat ini juga cukup besar. walaupun harga sedikit meningkat tetapi ini lah kebutuhan pasar dan kita akan menyesuaikan dengan kondisi stok yang ada.

Sementara itu, ditempat yang sama, PJ.wali kota Ambon, Bodewin Watimennna mengaku berterima kasih kepada pihak bulog tetapi juga atas kerja dan kolaborasi seluruh pihak saya rasa sampai bisa seperti ini karena ada dukungan dari beacukai, pelindo pelni, KSOP kepolisian.

Hal ini menunjukan bahwa seluruh kita bersama-sama berupaya untuk minimal memenuhi ketahanan pangan di kota Ambon khusus beras dan ini sangat berdampak bagi kita untuk menekan inflasi di kota Ambon.

“Kemarin kita kenaikan inflasi itu selain dari persoalan transportasi, cukai rokok tapi salah satunya adalah karena beras,stukurlah bulog dan jajaran terus membantu pemkot minimal untuk menyediakan stok yang cukup.

lalu membantu kita dalam operasi pasar, terus menjual beras dengan harga dibawah pasar supaya minimal bisa mengendalikan harga beras di pasar karena itu salah satu pemicu inflasi.

tentu kita berharap dengan masuknya beras Empat Ribu Tujuh Ratus Lima Puluh ton ini bisa menyiapkan stok beras yang cukup dikota Ambon sekaligus upaya kita untuk melakukan langkah-langkah dalam pengendalian inflasi.

“Saya rasa ini kerja yang luar biasa. Kalau ini terus dilakukan mudah-mudahan kita bisa menekan laju inflasi kota Ambon khusus untuk sumbangan inflasi dari beras,.

yg lain juga terus kita lakukan bekerja sama dngn seluruh pihak.

“Kita memastikan tidak ada penimbunan beras justru tugas berat kita ya disitu, sekuat apapun bulog melakukan langkah-langkah untuk mengimpor beras masuk di kota Ambon tetapi kalau ada pelaku yg berupaya untuk menimbun beras itu bisa membuat kelangkaan beras di pasar dan harganya akan terus naik.

Diharapkan, melalui satgas pangan TNI / Polri kita berupaya untuk melakukan operasi pasar. Eda L