Negeri Rutong Fokus Pengembangan ” Pendidikan Masyarakat”

Negeri Rutong Fokus Pengembangan ” Pendidikan Masyarakat”

Oktober 16, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- Negeri Rutong yang berlokasi di kecamatan Leitimur Selatan -kota Ambon- Maluku tetap fokus pada pengembangan pendidikan masyarakat. hal ini diungkapkan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella kepada media ini di Ambon belum lama ini.

Dikatakan, pendidikan merupakan titik sentral dari penterjemahan visi misi dirinya saat maju sebagai Raja di Negeri Rutong.
Visi itu terimplementasi ke dalam program utama dalam membangun Negeri yaitu pengembangan Sumber Daya Manusianya (SDM)

Menurutnya,jika Sumber Daya Manusia di Negeri tidak naik kelas dan tidak dibina serta diberdayakan tentu akan menjadi kesia-sian. Oleh sebab itu, pihaknya membentuk lembaga pembinaan SDM agar dapat memfokuskan diri dalam mengembangkan pola pandang, dan kapabilitas, manajemen serta cara kepemimpinan dan ketrampilan khusus yang dibutuhkan dalam membina masyarakat yang notabenenya berbeda.

Di Negeri Rutong sendiri, tambahnya, pembinaannya dibagai dalam beberapa kelompok mulai dari SD- SMA agar memiliki peran tambahan didalam proses pembinaan yang dilakukan. bukan hanya dalam aspek ketrampilan ataupun seni budaya melainkan aspek kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan konsep daur ulang.

“Harapan kita mereka yang sudah dilatih sejak dini ini akan memiliki satu cara pandang dan keseriusan untuk bagaimana menjaga alam kita.Bahkan akan menjadi duta bagi keluarga. Sehingga pasti akan nampak keluarga akan menjadi tertib,ini bentuk pembinaan yang dilakukan di Negeri Rutong,” akuinya.

Pembinaan yang kedua adalah anak- anak diatas SMA yakni pada Usia 19- 30 tahun atau disebut ” generasi Milenial ” yang nantinya akan menjadi ujung tombak di negeri pembawa perubahan.Inovasinya adalah dibina dan dilatih dalam berwirausaha agar nantinya siap terlibat dalam kegiatan kewirausahaan.

Lanjutnya, diusia 31-45 tahun adalah usia yang produktif yang bisa saja mereka ini belum memiliki pekerjaan bahkan ada yang bekerja 1/2 paruh waktu baik di laut saat bameti dan digunung saat berkebun.itu hanya untuk keberlangsungan hidup keluarga tetapi tidak untuk bisa menabung, sisa waktu itu yang kita pakai untuk berdayakan mereka dalam berwirausaha supaya mereka harus bangkit selain untuk memberdayakan diri tapi juga keluarga.

Yang ketiga adalah Rutong sombar yakni pada usia 45 tahun keatas contoh kita bina dalam kesejahteraan mereka pendidikan dalam konteks keterampilan untuk hidup selain ilmu pengetahuan di sekolah tetapi juga kepemimpinan hingga negeri wisata harus tau tata Krama.

Ditahun 2024 kita fokus pada ketahanan keluarga karena tantangan dan permasalah yang terjadi seperti seks bebas maupun kenakalan remaja lainnya.karena itu pembinaan harus kembali pada ketahanan keluarga. Tentang bagaimana hubungan Pasutri dan keharmonisan sebuah keluarga,kesejahteraan keluarga dan peran istri dalam menambah kemampuan keluarga.

“Karena ekonomi yang kuat pada sebuah keluarga pasti akan ada kesejahteraan dan menghasilkan pribadi unggul di masyarakat di negeri kita,dan siap bersaing pada segala level bukan hanya di lokal tetapi dikancah regional dan internasional,”tutupnya. Eda L