SMPN 2 Ambon Siap Implementasikan Kurikulum Musik

SMPN 2 Ambon Siap Implementasikan Kurikulum Musik

September 24, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com- SMP Negeri 2 Ambon menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan kembali kurikulum musik sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah, menyusul arahan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang mewajibkan penerapan kurikulum musik sebagai muatan lokal di tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon.

Kepala SMPN 2 Ambon, Elfi Suatrat, kepada fokusmaluku.com di Ambon, Kamis (24/09/2026) mengatakan pihaknya tidak mengalami kendala dalam menerapkan kebijakan tersebut. Pasalnya, pengembangan musik di lingkungan SMPN 2 Ambon telah dilakukan sejak lama.

“Kalau kita SMPN 2 Ambon sudah dari dulu mengembangkan itu. Jadi kalau saat ini arahan Pak Wali Kota untuk sekolah wajib menerapkan itu, ya kami di sekolah sudah siap untuk itu,” ujar Elfi.

Menurutnya, pembelajaran musik tidak hanya berkaitan dengan kemampuan siswa dalam bernyanyi maupun memainkan alat musik, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kurikulum musik bertujuan membantu siswa mengenali, menyalurkan, serta mengembangkan minat dan bakat mereka, baik dalam bernyanyi maupun memainkan berbagai alat musik.

Selain itu, pembelajaran musik juga diarahkan untuk mendorong kreativitas siswa. Melalui musik, siswa dapat dilatih untuk mengeksplorasi bunyi, menciptakan aransemen sederhana hingga mengekspresikan diri melalui karya musik orisinal.

Kebijakan penerapan kembali kurikulum musik tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang mewajibkan seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Ambon menjadikan musik sebagai muatan lokal wajib.

Kebijakan ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan seni siswa, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem seni di Kota Ambon, membentuk karakter generasi muda, sekaligus mempertahankan identitas Ambon sebagai City of Music dunia versi UNESCO.

Dengan pengalaman yang telah dimiliki, SMPN 2 Ambon memastikan siap mendukung kebijakan tersebut dan terus mengembangkan pembelajaran musik sebagai bagian dari proses pendidikan di sekolah. (**)