Kejar yang Simpel 

Kejar yang Simpel 

November 6, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com- Dalam mengimplementasikan program Satu Rekening satu Pelajar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku gencar melakukan pendekatan kepada seluruh siswa di Kota Ambon termasuk kabupaten kota Lainnya melalui Sekolah-sekolah pada semua tingkatan.

Kepala Kantor OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady dalam keterangannya Senin (12/10/2026) menyebutkan, Program KEJAR oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan Maluku sendiri adalah inisiatif strategis untuk membangun budaya menabung sejak usia dini dan memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar di Maluku dan merupakan tabungan yang sangat mudah dan terjangkau.

 

Dalam penerapannya di Maluku OJK menggagasnya dalam bentuk Simpanan Pelajar yang menjangkau seluruh siswa di Maluku.

Salah satu inovasi yang dilakukan adalah bank menjemput bola di berbagai sekolah dengan turun langsung dan mengambil dari siswa tabungan yang akan disetor setiap anak untuk dimasukan dalam tabungan Simpel dimaksud.

Dengan menargetkan 5000 rekening pelajar.

 

Sejumlah syarat yang dimaksudkan juga tidaklah rumit dan berbelit hanya dengan membawa Identitas siswa yang bersangkutan yakni Kartu Pelajar, NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), Kartu Identitas Anak (KIA), atau Akta Kelahiran.

Kartu Keluarga (KK) KTP Orang Tua/Wali, Formulir Pembukaan Rekening yang diisi dan ditandatangani oleh orang tua/wali serta surat persetujuan. Dengan begitu siswa sudah bisa memiliki satu tabungan yang sah.

 

Data resmi OJK Provinsi Maluku menyebutkan, jumlah pembukaan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) di Maluku mencapai 3.028 rekening baru yang dibuka sepanjang tahun 2026, dengan Kota Ambon menjadi daerah dengan jumlah pembukaan rekening terbanyak yaitu 1.099 rekening.

 

Total Pembukaan Baru 2026 sebanyak 3.028 rekening SimPel tersebar di 11 kabupaten dan kota di Maluku dan Kota Ambon mencatat jumlah tertinggi 1.099 rekening, diikuti oleh Kabupaten Seram Bagian Barat.Melalui program SimPel, OJK berharap semakin banyak pelajar di Kota Ambon yang memiliki kebiasaan menabung, memahami manfaat layanan perbankan, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.

OJK juga mendorong pemerintah daerah, pihak sekolah, dan lembaga jasa keuangan untuk terus memperkuat kolaborasi agar edukasi keuangan dapat menjangkau seluruh pelajar secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala sekolah SMPN 2 Ambon, Elfi Suatrat saat dikonfirmasi fokusmaluku.com mengatakan, sangat berterimakasih kepada OJK Provinsi Maluku karena telah menggagas program ini yang mana anak tidak lagi ke bank untuk melakukan penyetoran pada rekening Simpel tetapi pihak bank yang mendatangi sekolah-sekolah secara langsung.

“Bagi saya, ini sesuatu yang sangat luar biasa, trima kasih banyak OJK Maluku dan pihak perbankan,”ucap Suatrat.

Disebutkan, dengan adanya program seperti ini, sudah tentu anak- anak sekolah akan diajarkan tentang bagaimana menabung sejak dini, memahami kehadiran perbankan di sekolah sejak usia sekolah belajar berhemat, artinya tidak semua uang yang diberikan oleh orang tua di rumah dihabiskan untuk jajan.

Tak hanya itu, program ini juga diakui dapat mempermudah akses perbankan bagi masyarakat terutama di kalangan pelajar serta menjadikan aktivitas menabung sebagai bagian dari gaya hidup dan persiapan kebutuhan finansial di masa depan. (**)